Minggu, 11 Oktober 2009

Tugas Review Mata Kuliah Tekonologi Komunikasi

Perkembangan Sistem Komunikasi dan Kebijakan-Kebijakannya

Kebijakan komunikasi perencanaan diseluruh masyarakat atau suatu bangsa dipengaruhi dan dibentuk oleh faktor-faktor yang nampak. Pembuatan kebijakan adalah suatu tahap dimana kebijakan pemerintah yang dibuat untuk menentukan petunjuk-petunjuk pelaksanaan kebijakan di bidang perencanaan komunikasi dapat dikenali.

Teknologi informasi merupakan sumber daya yang luar biasa. Pengaturan terhadap sumber daya tadi dapat memposisikan suatu bangsa menjadi strategis, baik di dalam maupun diluar aliran hubungan di dunia internasional. Internasional yang menentukan kekuatan suatu negara di era global. Pembuatan kebijakan memang dipengaruhi oleh kekuatan-kekuatan dari negara lain dan pihak swasta memberikan pengaruh lebih besar pada hubungan diplomatik antar negara.

Terdapat dua sudut pandang, pendapat pertama menyatakan perkembangan komunikasi modern dan aliran informasi internasional merupakan hal yang biasa dan suatu bentuk proses evaluasi yang sama dengan segala macam peristiwa yang telah dilalui masyarakat barat selama empat abad silam. Kebanyakan para ahli memandang bahwa ini merupakan suatu bentuk keunikan dari akselerasi pertumbuhan ekonomi, politik, maupun teknologi. Mereka memandang teknologi informasi modern sebagai “penyelamat”, mempunyai kemampuan dan kekuatan untuk mengurangi konflik, kelaparan, dan perpecahan.

Pandangan kedua lebih pesimistis. Mereka memandang arus krisis di dunia tidak hanya mematikan kekuatan industri, tetapi juga sebagai hal kecil dari dunia industri yang diambil alih dan didominasi oleh dunia teknologi. Tidak ada obat yang dapat mencegah kematian kebudayaan barat atau timur jika tidak ada perubahan struktur dasar ekonomi dan politik.

Menurur produk pemikiran barat, perkembangan media massa bertepatan dengan munculnya masyarakat media massa. “Triple M Theory” adalah masyarakat massa, media massa, dan budaya massa mempengaruhi sesuatu yang muncul sebagai satu bentuk paradigma dari organisasi kemasyarakatan. Masyarakat massa, pada dasarnya adalah industri kemasyarakatan. Devinisi buruh telah membuat para anggotanya sangat bergantung dengan yang lainnya dibandingkan dulu. Dalam teori ini masyarakat massa, media massa, dan budaya massa bersifat tertutup. Media komunikasi masyarakat adalah induk dari budaya massa. Kehidupan media massa adalah anak dari komunikasi massa. Media massa lahir diluar di luar masyarakat massa pada saat dimana kemunculan pertumbuhan dari budaya massa.

Di tempat lain, teori Triple M juga mengalami penolakan. Teori ini telah jatuh ditandai dengan penolakan negara-negara berkembang untuk memakai konsep tersebut yang berhubungan dengan industrialisasi dan teknologi. Negara-negara berkembang mengisi pengaruh lokal dengan teknologi komunikasi seperti radio dan televisi. Hal ini menjelaskan bahwa konsep komunikasi massa dan media massa telah yang disetujui dengan tangan terbuka sebagai komponen lazim pada seluruh masyarakat yang ada pada kenyataannya tidak pantas diterapkan dikebanyakan negara tersebut.

Teknologi VS Tradisi

Cara-cara trdisional “komunikasi mulut” telah lama ditinggalkan. Tanpa peran teknologi, komunikasi ini tidak dapat menarik massa sebanyak yang koran lakukan. Kemunduran media massa tahun 1960an s/d 1970an seharusnya bisa mempercepat adanya teknologi alternatif. Tahun 1980an dan 1990an muncul “class media”, dimana radio dan bioskop tidak lagi dapat menarik populasi atau massa yang secara tidak langsung disampaikan oleh media massa. Dengan pengecualian pada televise, kita tidak mempunyai media massa yang bisa melakukan penarikan massa besar-besaran. Ini menunjukan bahwa media massa menghilang dengan cepat.

Teknologi baru telah berkembang dan telah ditekankan pada institusi semacacam FBI. FBI ingin memiliki secara bebas arti “informatik” tanpa menilik arti sebenarnya. Secara umum informatik berarti bertemunya teknologi komputer dengan teknologi komunikasi dan munculnya perpaduan berbagai macam disiplin ilmu yang kesemuanya berhubungan dengan data dan informasi.

Berbagai macam pengertian informatik telah disuguhkan di berbagai negara. Menurut FBI, informatik adalah rancangan, evaluasi penggunaan, pemeliharaan proses informasi baik itu perangkat keras maupun lunak secara organisatif dan menyeluruh di segala aspek kehidupan manusia dan pengaruhnya terhadap kehidupan politik, industri, ekonomi, dll.

Kerangka Kerja Konseptual untuk Teori dan Kebijakan

Berdasarkan uji literatur dan institusi yang berhubungan dengan kebijakan dan perencanaan komunikasi, diikuti dengan pendekatan penelitian yang berbeda, telah diidentifikasikan :

  1. rencana jangka panjang dengan tujuan kebijakan ke arah distribusi yang adil antara komunikasi di dalam masyarakat massa depan.
  2. pencanaan komprehensif yang menguji semua aspek sistem komunikasi di dalam kerangka kerja sosial politik masyarakat.
  3. perkembangan pendukung komunikasi didesain untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam proyek dan memastikan pelaksanaannya sukses.
  4. transfer teknologi dan penilaian, khusunya inovasi dalam beragai bidang seperti satelit komunikasi, televise kabel, dan telekomunikasi komputer.
  5. kontrol dan peraturan serta konsekuensi hukum dan institusional.
  6. pendekatan normatif dan orientasi tujuan dalam program kebijakan komuniksi memainkan peran aktif dalam memperluas pandangan politik dan kebudayaan masyarakat melalui program alternatif dan kritik.
  7. informasi ekonomi, menentukan sektor informasi kontribusi ekonomi terhadap keseluruhan pertumbuhan ekonomi.
  8. Pendkatan terintegrasi kea rah metodologi komprehensif.

Pendekatan teknologi dan institusional terhadap kebijakan dan perencanaan komunikasi telah mendominasi. Kerangka kerja institusional dimaksudkan untuk secara praktis digunakan oleh perencana dan pengambil keputusan.

Seperti halnya kondisi tanpa kegagalan dalam menandai sebuah kebijakan komunikasi yang berarti tidak dapat dihentikan dan tragedi dari transisisi yang diperjelas. Seperti layaknya terapi yang menuntut transformasi yang fundamental dan perubahan dalam level konseptualisasi terhadap pandangan kebijakan komunikasi dan perencanaan sebagai sebuah proses integratif yang holistic.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar